Gumamanku Sampai di Jakarta
Posted12
Feb
Jakarta, 07 April 2012
Sudah menjadi tabiat
burukku, selalu men-snooze alarm yang
sudah aku setting dimalam sebelum
beranjak tidur, padahal tujuannya agar bangun pagi tapi sungguh melawan
syaitan-syiatan yang bergelayutan dikelopak mata ketika pagi menjelang adalah
hal paling sulit.
Ditambah lagi cuaca
pagi ini yang dibuka dengan berkah indah dari Sang Pemilik Alam. Hujan tadi
malam masih betah rupanya singgah di Jakarta. Mendukung sekali untuk tetap merebahkan
tubuh diatas kasur, setelah tiba-tiba ingat kalau ada kuliah pagi, cepat-cepat
aku bergegas menuju kamar mandi.
“Bismillahi tawakkaltu alallah lakhaula wala kuwwata ila billahil
‘aliyil adzim”, kulafalkan doa keluar rumah dan mantab dengan niat menimba
ilmu menuju kampus tercinta. Ku genggam erat payung berwarna shoking pink sambil menyusuri jalanan
komplek yang sepi, tidak seperti hari-hari biasanya yang ramai oleh para
Ibu-ibu di tukang sayur langganan.
Hah bisa ditebak,
jalanan menuju kampus pasti akan macet melebihi hari biasa ketika hujan datang.
Ada sedikit “usaha tambahan” yang aku lakukan ketika angkot yang aku naiki
tidak berjalan 1cm pun. Jalan kaki keluar dari daerah macet. Sudah biasa
kulakukan. Karena aku percaya setiap langkah menuju niat baik pasti akan
terhitung pahala di mata Allah, meskipun kepaksa juga sih hehe takut telat
nyampe kampus. Ya itung-itung jalan-jalan pagi. Terkadang aku harus berjalan
kaki dengan jarak yang cukup jauh, hmm kalian tahu daerah Pasar Bintaro? nah
dari situ biasa aku mulai dan akan bermuara di daerah veteran tempat bus-bus merah
Agra Mas menurunkan penumpangnya. Jaraknya sekitar 2 km.
Tiba-tiba ingatan
silih berganti datang menghiasi otakku, teringat dulu waktu SMA pernah aku
bergumam sendiri ingin melanjutkan kuliah di Jakarta. Haha tertawa sendiri
ketika mengingatnya. Ternyata Allah mendengar dan mengabulkan gumamanku..aaah
bodohnya aku yang tak menyadari kalau setiap ucapan yang keluar dari mulut kita
adalah sebuah doa. Aku hanya bergumam waktu itu, tidak serius berdoa dengan
menengadahkan tangan meminta pada Sang Khalik untuk bisa kuliah di Jakarta.
Allah Maha Mendengar, hanya sebuah gumaman saja sudah Allah kabulkan apalagi
yang benar-benar serius berdoa..Alhamdulillah, gumaman yang berkah.
Dan perlu kalian
tahu, kuliah di Jakarta adalah angan-angan indahku saja waktu SMA dulu. Memang
Allah penentu segalanya,,yang mungkin bisa jadi tak mungkin, yang tak mungkin
bisa jadi mungkin. Alhamdulillah.. kini banyak cerita yang Allah beri dari
gumaman berkah di waktu SMA dulu :)))
NB: coretan kecil yang aku temukan di buku harian.
This entry was posted
on Rabu, Februari 12, 2014
.
You can leave a response
and follow any responses to this entry through the
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.
Slots - How to play and win at online casino site
Play Slots at online casino site that is fun to play slots, but there are few real money casinos out there that do exactly luckyclub the job of slot machines.